Posts

Showing posts with the label Puisi Islami

Kutipan Pelancong Senja

Image
Senja ini memulai malam hari Sekarang jalan-jalan mulai sepi Dan hujan mulai menitikkan sendunya Lalu angin membisikkan melodi pengantar tidurnya Semakin malam semakin sepi Namun hebatnya dunia Bahkan gelap malam pun sesuatu yang indah di mata Gemerlap langit penuh bintang menghiasinya Semakin pekat dinginnya dunia ini Menarik aliran waktu kembali ke awal lagi Ini secercah karyaku untuk matahari terbit nanti Sembil menjalani malam... menuju pagi Menunggu burung berkicau.. Dan nikmatnya kembali ku rasa.. Fabiayyi alaa irabbikuma tukadziban.. ________________________________________________________________________________ Penulis : Tri Puji Retno, SMAN 5 Depok, XII IPS. KPMD Sebagai Departemen Kastrad (Kajian Strategi Dakwah) - Bergelut di Dunia Kepenulisan Blog KPMD 

Keangkuhan yang terlalu

Image
Semburat cahaya pagi kala itu Buat hatiku bergetar hebat Ada yang tertahan dalam hati Ingin menjerit tapi begitu sakit Ingin berkata namun tak ada satupun kekata Ingin menangis namun airmata seakan mengering Begitu kecil diri ini Namun berlagak begitu besar dan mengerti banyak hal Muak sudah Tak ingat akan kehadiranNya Apalah kau? Hanya seonggok rerumputan di ladang buah nan subur Hanya kumpulan debu di padang pasir Tak berarti apapun kecuali dengan izinNya Masih beraninya dirimu ini wahai manusia kecil Sudah jelas akan dihempaskan di atas bara api Jika tak ada kata berubah dalam hidupmu Masih senangkah engkau tertawa lepas? Ada yang menanti untuk membuat tulangmu terlepas Masih bisakah engkau berjalan dengan angkuh? Ingat, ada nyala api yang akan merengkuh _______________________________________________________ PENULIS Mellyana, SMAN 3 Depok, XI MIA. KPMD Sebagai Departemen Media(Cyber Dakwah) - Bergelut di Dunia Kepenulisan Blog KPMD

Sebuah Puisi - Pecinta Muda

Image
"Pecinta Muda"                       Apalah dayaku? Dunia berkata bisu Dan semesta membeku Bahkan hidup seperti batu Oh kawan! Mengapa engkau sangat menawan Ketika raga tak mampu melawan Dan jiwa tak mampu bertahan Senyum penenang hati Bagi tubuh sang penanti Menyangga badan sampai mati Tak kuasa menunggu sepi Oh sobat! Dingin malam bersama penat Terik siang yang penuh laknat Embun pagi seakan tamat Namun wajahnya membawa selamat Mematung dan menatap Dengan hati yang tetap Ya rabbi, aku merindunya Aku merindu kekasih Mu.. Cahaya dari para cahaya Bintang dari para bintang.. Aku merindunya ya Rabb Aku terus melamunkan bayang wajahnya.. Aku terus berharap akan syafaatnya.. Ya rasul salammu'alayk ________________________________________________________________________________ Penulis : Tri Puji Retno, SMAN 5 Depok, XII IPS. KPMD Sebagai Departemen Ka...

Cinta dan Rindu

Image
Selamat malam cinta. Aku rindu, menyapa mu dari kejauhan. Aku harap kau sedang menatap rembulan yang sama. Aku ada di bawah indah nya rembulan, menantikan hadir nya bayang semu wajah cinta yang rindu harap. Selamat malam cinta, Aku rindu, aku berada diantara dua gejolak. Aku berada diantara cinta dan sendu. Cinta, aku aku takut pada diri ku.. Aku takut pada rindu.. Aku takut jika aku akan membuat cinta menjadi sendu karena rindu, maafkan aku cinta. Cinta, aku rindu. Aku terlalu bodoh untuk katakan aku takut pada rindu, karena aku yakin, sendu adalah kawan mu. Dan sendu akan hadirkan rindu dalam benak cinta. Akan hadirkan pelangi setelah hujan. Akan hadirkan rembulan setelah matahari. Akan hadirkan embun setelah malam. Duhai cinta, kau ku rindu dalam sendu dan di bawah indah nya rembulan. ________________________________________________________________________________ Penulis : Tri Puji Retno, SMAN 5 Depok, XII IPS. KPMD Sebagai Departemen Kastra...

Kembalilah

Image
Bulir mutiara indah ini mulai berjatuhan Membuat genang dalam kubangan pilu Mencipta perih dalam jiwa yang tersayat Rangkaian aksara indah pun mulai memenuh Mengisi relung dan meluap dahsyat Sesekali datang dan buat indah Namun menyisakan isak hingga terasa sesak Terajut asa yang kian menjadi Menanti aksara yang katanya berarti Serta mampu robohkan sanubari Terombang ambing, kesal Terbawa ombak menuju lautan kesengsaraan Tenggelam dalam gelapnya duka Cemas Resah Gundah Gelisah Sudah dikata, aksara indah yang katanya berarti Tak akan mampu bersanding Dengan indahnya aksara Sang Ilahi Yang membalut luka tanpa duka Mengisi relung hati dengan kedamaian Hentikan gejolak yang kian membara Kembalikan diri pada semestinya Terarah, pasti Mengikuti ombak menuju lautan kebahagiaan Yang tetap bersinar dalam pekatnya malam Kini, masihkah harap pada aksara indah yang hanya katanya ? Kumohon, jangan! Kembalilah lagi pada aksara indah milikNya ___________________________________________________...

Kicauan

Image
Angin menerpa.. Burung bercanda.. Ombak bercerita.. Akan hadir Mu dalam cinta Aku tersanjung, dalam alunan. Mengucap tasbih dalam kalbu. Menusuk mata dalam kilatan keemasan. Melihat sang pulau menawan dalam rindu. Perahu bergoyang dalam gelombang gejolak. Sang pejuang masih terpana dalam dada. Kemudi kapal terus berjalan, aku masih dalam alunan senandung do'a dalam cinta dan rindu. ________________________________________________________________________________ Penulis : Tri Puji Retno, SMAN 5 Depok, XII IPS. KPMD Sebagai Departemen Kastrad (Kajian Strategi Dakwah) - Bergelut di Dunia Kepenulisan Blog KPMD 

Aku Malu

Image
Pinta selalu terselip Dalam setiap doa ini Tanpa banyak memberi Sesuatu yang berarti Semesta mungkin letih Nampak anak ingin berlari Namun tak pernah pergi Hanya diam dan berdiri Samudra pun mungkin penat Menahan pengap yang mengendap Sampai rasa ingin tersedak Tapi sang Ilahi tak begini Selalu disini Mendengar curahan hati Menemani sepi Malu rasanya diri ini Jika terus begini Dan tak berbenah diri  _______________________________________________________ PENULIS Mellyana, SMAN 3 Depok, XI MIA. KPMD Sebagai Departemen Media(Cyber Dakwah) - Bergelut di Dunia Kepenulisan Blog KPMD

Suratku untuk-Nya

Image
Ku datang takdir dari-Nya Ku pergi takdir pula dari-Nya Entah pagi, siang, sore maupun malam Tak ada yang tahu bagaimana Perjalanan yang belum berakhir Belum terpanggil Dan belum terpanggil Andaikan aku tahu semua rencana-Mu Ya Allah Ketika nyawaku kau angkat Apakah aku sudah membuat coretan baik di dunia Tak ada yang tahu kecuali engkau Ya Allah Ya Allah Jika memang waktuku tak banyak Di dunia ini yang penuh dengan dosaku Maafkanlah aku ya Allah Kau yang menciptakanku Kau yang membuatku hidup di dunia ini Sesampai ku melupakanmu Yang memberiku nyawa maupun nafas hingga makanan _________________________________________________________________________________ Penulis : Syarifah Sya'bandiah, SMAN 7 Depok, XI. KPMD Sebagai Departemen Kastrad (Kajian Strategi Dakwah) - Bergelut Dunia Kepenulisan Blog KPMD